Simposium Internasional dan Indonesia Sebagai Peserta

Sekolah Internasional di Jakarta – Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia) akan menyelenggarakan Simposium Internasional PPI Dunia ke-10 pada tanggal 23-27 Juli 2018 di Moskow, Rusia. Simposium kali ini mengambil tema “Kontribusi Pemuda dalam Taktik Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”.

Koordinator PPI Dunia 2017/2018 Pandu Utama Manggala mengatakan, topik ini diangkat sebagai wujud keyakinan bagi para cendekiawan muda berhimpun untuk mempererat networking dan saling bertukar gagasan mengenai arah pembangunan Indonesia ke depan. Pada 2045 akan datang, Indonesia akan berusia satu abad atau jangka waktu emas.

“Artinya menuju 2045 tinggal 27 tahun lagi, dan pada waktunya nanti, kemudi Indonesia akan dibatasi oleh para pemimpin muda ketika ini. Untuk itu, kita patut mempersiapkan diri dengan sebaik-bagusnya,” ujar Pandu dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan prediksi jumlah penduduk umur produktif di Indonesia pada tahun 2045 yaitu 70%, sehingga diinginkan pada tahun hal yang demikian Indonesia bisa menempuh keemasan dalam berjenis-jenis aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini juga yakni tantangan bagi pemuda

Indonesia ketika ini untuk ikut serta berpartisipasi dalam membangun Indonesia menjadi lebih bagus. Kecuali istimewa, Simposium Internasional kali ini akan dicontoh oleh delegasi dari 41 PPI Negara dan 45 BEM Universitas di Indonesia dengan jumlah peserta lebih dari 160 orang, terbanyak sepanjang sejarah perhelatan Simposium Internasional PPI Dunia.

Adapun para narasumber berasal dari spesialis yang berkompeten pada bidang sub-pembahasan masing-masing. Simposium Internasional ini di ikuti dengan sebagian acara pendorong seperti Coaching Bersama ISPR (International School of Economics), Sharing Session Bersama Atase Daerah dan Kebudayaan (Atdikbud), Indonesian Cultural Night, serta Cultural Excursion.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Rusia (Permira ) sebagai tuan rumah kesibukan Jeff Timothy Kalengkongan mengatakan, simposium Internasional ini bertujuan untuk mengembangkan peran dan sinergitas pelajar dan mahasiswa Indonesia di luar negeri terhada bangsa dan negara Indonesia, dan mempererat silaturahmi sekalian menjalin pertemanan yang kokoh antar sesama mahasiswa Indonesia di mancanegara

Simposium Internasional bukan cuma wadah bagi pemuda/pemudi Indonesia yang menuntut ilmu di segala penjuru dunia untuk berkumpul menjalin pertemanan, tapi juga sebagai wadah untuk belajar dan memahami tantangan global, mencari solusi dan bersuara menuangkan pokok gagasan.