Jokowi Gelontorkan Anggaran Pengajaran Nyaris Rp500 T di 2019

Image result for pendidikan
Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengalokasikan anggaran untuk sektor pengajaran menempuh Rp492,55 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Anggaran ini meningkat 10,9 persen diperbandingkan tahun ini sebesar Rp444,1 triliun. Dikutip dari web legal Setkab, hal ini tertuang dalam Tata Presiden (Perpres) Nomor 129 Tahun 2018 perihal Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019 yang sudah ditandatangani Jokowi pada 29 November 2019.

Baca juga : saint monica school jakarta

Anggaran pengajaran ini tersebar dalam tiga pos belanja. Pertama, pos belanja pemerintah sentra sebesar Rp163,09 triliun. Kedua, pos belanja transfer tempat dan dana desa Rp308,37 triliun. Ketiga, pos belanja pembiayaan Rp20,99 triliun. Anggaran Pengajaran melewati belanja pemerintah sentra terdiri atas anggaran pengajaran pada Kementerian Negara/Institusi (K/L) sebesar Rp153,73 triliun dan BA BUN sebesar Rp9,36 triliun.

Sementara menurut K/L, anggaran terbesar berada di Kementerian Agama 51,9 triliun, Kementerian Ristek, Teknologi, dan Pengajaran Tinggi (Kemristekdikti) Rp40,21 triliun, Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan (Kemdikbud) Rp35,993 triliun, dan Kementerian Profesi Lazim dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rp6,57 triliun. Kemudian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Rp3,56 triliun, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Rp2,95 triliun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rp2,71 triliun, dan Kementerian Perindustrian Rp2,32 triliun.

Adapun anggaran pengajaran melewati transfer tempat dan dana desa, di antaranya terdiri atas tunjangan pekerjaan guru PNS tempat sebesar Rp56,87 triliun, bantuan operasional sekolah (BOS) Rp51,23 triliun, dan bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) PAUD Rp4,47 triliun. Kemudian tunjangan Khusus guru PNS Tempat di tempat khusus Rp2,31 triliun, dan anggaran pengajaran dalam rangka Otonomi Khusus (Otsus) yang diperkirakan sebesar Rp5,01 triliun. Sementara anggaran pengajaran yang dialokasikan melewati Pembiayaan sebesar Rp20,999 triliun, terdiri atas dana pengembangan pengajaran nasional sebesar Rp20 triliun, dan dana kekal penelitian sebesar Rp990 miliar. “Tata Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, ” suara Pasal 12 Tata Presiden Nomor 129 Tahun 2018 yang sudah diundangkan oleh Menteri Peraturan dan HAM Yasonna H. Laoly pada 30 November 2018.

 

 

 

Terkait : st monica school jakarta