Jangan Buat Kekeliruan Ini Saat Nego Gaji

kerja

Kerja Online – Segala orang menyenangi tawaran profesi, melainkan cuma sedikit orang yang menyenangi level perundingan gaji. Progresnya penuh dengan kekhawatiran; Anda akan minta terlalu banyak atau terlalu sedikit, pewawancara akan mengevaluasi rendah kesanggupan Anda, atau Anda tak tahu bagaimana mengevaluasi tawaran mereka.

Melainkan, nego gaji sesungguhnya enggak terlalu menyulitkan. Caranya, hindari saja delapan kekeliruan ini dan Anda akan menjadi negosiator gaji yang lebih bagus.

1. Tak siap

Pada spot tertentu, hampir segala perusahaan akan bertanya seputar kisaran gaji yang Anda cari. Dan pertanyaan ini dapat saja timbul dikala mereka pertama kali menelepon Anda.

Anda wajib siap. Sebab kalau Anda tak siap, Anda bisa memberi skor rendah pada diri Anda atau berkata sesuatu yang bisa “mengancam” Anda di progres perundingan ini. Demikian dikutip dari US News.

2. Membolehkan perusahaan memberi tawaran menurut gaji Anda sebelumnya

Sejarah gaji Anda bukanlah urusan orang lain. Di samping itu, perusahaan dapat mencari tahu berapa gaji yang sesuai bagi Anda tanpa perlu memperhatikan sejarah gaji yang pernah Anda terima.

Untuk menghindari pertanyaan tentang sejarah gaji ini, coba hindari juga kans pewawancara untuk membicarakan nominal gaji Anda sebelumnya. Bila Anda tak dapat melaksanakannya, kasih alasan bahwa Anda mematok skor rendah pada gaji sebelumnya sebab Anda menyimpan kepedulian besar pada misi yang Anda kerjakan hal yang demikian.

Alasan lainnya, Anda sedang belajar keterampilan baru yang membikin Anda lebih siap di bursa kekuatan kerja atau konteks apa bahkan yang dapat Anda ajukan. Sebaiknya, konsentrasi pada apa yang berharap Anda capai kini dan alasan kenapa Anda pantas untuk itu.

3. Berdusta seputar gaji sebelumnya

Banyak pencari kerja mengklaim bahwa mereka dikala ini memperoleh gaji lebih banyak dari yang sesungguhnya didapatkan. Mereka pikir, metode seperti itu dapat membikin perusahaan memberikan gaji yang lebih banyak.

Tetapi ini dapat menjadi bumerang sebab banyak perusahaan memverifikasi sejarah gaji pekerjanya. Kali kali, progres ini dilaksanakan sesudah Anda diterima kerja. Artinya, Anda bahkan mempertaruhkan profesi yang baru didapatkan.