Memahami Pompa Benam ( Submersible Pump )

Seperti Nostalgia saja, hari ini aku mendapatkan laporan dari komponen Maintenance satu Pompa Submersible yang dimiliki perusahaan bermasalah. Aku teringat dengan kejadian yang samasetahun lalu dikala berprofesi di industri pengolahan makanan di Denpasar, pompa submersible yang mensuplai air untuk pelaksanaan produksi debitnya turun drastis, dari sebagian pompa, spot inilah yang mempunyai debit terbesar. kesudahannya cadangan air yang kami miliki benar-benar minim. Read: https://www.teknikmart.com/pompa.html

Perlu anda kenal industri pengolahan makanan membutuhkan air dalam jumlah besar per hari, mengingat kejadian itu, benar-benar merepotkan. Endingnya kurang lebih mirip, diangkat, komponen maintenance mengerjakan cleaning, naasnya dikala dipasang kembali, terbukti konsisten tak berfungsi pun mati sempurna.

Instalasi Pompa Submersible
Lupakan kesialan kami. Dua kali kejadian ini telah lebih dari cukup bagi kami untuk belajar. Aku harap apa yang aku sampaikan berguna bagi anda.

Pompa Submersible
Pompa Submersible (pompa benam) disebut juga dengan electric submersible pump (ESP ) merupakan pompa yang dioperasikan di dalam air dan akan mengalami kerusakan seandainya dioperasikan dalam situasi tak terdapat air terus-menerus. Tipe pompa ini memiliki tinggi minimal air yang bisa dipompa dan wajib dipenuhi dikala berprofesi supaya life time pompa hal yang demikian lama. Pompa variasi ini bertipe pompa sentrifugal. Pompa sentrifugal sendiri prinsip kerjanya merubah daya kinetis (kecepatan) cairan menjadi daya potensial (dinamis) lewat suatu impeller yang berputar dalam casing.

Bagian Pompa Submersible
Prinsip kerja pompa variasi ini berbeda dengan variasi Jet Pump. Apabila pompa yang aku ucap erakhir berprofesi dengan metode menyedot air, variasi pompa submersible bekrja dengan mensupport air ke permukaan.
Berikut kelebihan dari variasi pompa submersible :
1. Tarif perwatan yang rendah
2. Tak berisik, sebab berada dalam sumur
3. Pompa mempunyai pendingin natural, sebab posisinya terendam dalam air
4. System pompa tak mengaplikasikan shaft pencetus yang panjang dan bearing, jadi dilema yang awam terjadi pada pompa permukaan ( Jet Pump ) seperti keausan bearing dan shaft tak terjadi.

 

Langkah Pembetulan Pompa Submersible

Debit air yang lebih kecil yakni petunjuk-petunjuk pompa mengalami keadaan sulit. Apabila tak ditangani keadaan sulit matinya pompa tinggal menunggu waktu.

Untuk mengidentifikasi keadaan sulit yang terjadi, berikut langkah yang pernah dan awam kami lakukan.
1. Apabila pompa mati, cek Capasitor. Ganti lebih-lebih dulu seandainya bagian ini tak berfungsi.

2. Sambil di running, cek Ampere kabel power dikala pompa running. Apabila lebih cukup tinggi ( > 10 A ) ada sebagian kemungkinan, 1) motor mendapatkan muatan cukup berat. ( Benda asing seperti endapan tanah merah, tanah kapur, dan lain-lain.), volume air telah berkurang, pompa berprofesi dalam air dengan batas betul-betul minimum/kering dalam waktu yang lama, dan 3) lilitan kumparan stator bermasalah..

3. Instalasi pompa submersible standard dilengkapi safety untuk mendeteksi kedalaman air berupa sensor electroda. Apabila sensor ini dalam situasi bagus, turunnya kedalaman air dalam batas minimum akan terdeteksi, dan automatis memutus power ke motor.

Sensor Electroda

Sebagian teknisi kadang cuma mengandalkan TOR ( Thermal Overload Relay ) yang terpasang pada Contactor untuk mendeteksi situasi pompa dan kedalaman air. Lazimnya akal yang diterapkan, dikala kedalaman air berada dalam batas minimum, motor akan berputar dalam situasi kering, ini akan menyebabkan kenaikan temperature motor dan ampere motor. Kenaikan dalam batas setting ampere pada TOR akan menyebabkan Contactor memutus relasi power.
Tapi teknik ini betul-betul tak direkomendasikan, prinsipnya kedalaman air tanah wajib dideteksi dengan sensor yang mendeteksi situasi segera. Dalam rentang panjang pemakaian setting ampere pada TOR menyebabkan lilitan stator bermasalah ( short ).

4. Observasi debit air, seandainya semburan permulaan tinggi kemudian melemah, kemungkinan besar volume air dalam sumur berkurang. Apabila semburannya lemah mulai dari permulaan motor running, ini petunjuk-petunjuk dilema dari motor.

5. Angkat pompa submersible ke permukaan. Periksa situasi lahiriah, adakah benda asing yang menghalangi putaran shaft atau impeler. Kami pernah temui tali rafia terlilit, entah dari mana datangnya makhluk ini.

Cek Pompa Submersible
6. Cek ulang Tingkatan kedalaman air dengan mengaplikasikan tali ber-pemberat. Ukur kedalaman air dan jarak permukaan ke dasar. Aku juga pernah temui, sumur yang longsor dibagian dasarnya, kemungkinan struktur tanah labil atau efek getaran gempa. inormasi ini penting dikala penempatan spot pompa dan setting posisi sensor electroda.

7. Apabila anda yakin tak ada keadaan sulit dengan volume air dalam sumur. Fokuslaah untuk perbaiki pompa

8. Apabila anda merasa yakin untuk mengerjakan cleaning, kasihlah petunjuk lebih-lebih dulu sepanjang bodi casing penutup impeler, untuk memutuskan posisi pasang seperti permulaan. Buka impeller satu persatu, cuci lalu pasang kembali. Sesudah itu buka impeller selanjutnya.

9. Periksa situasi impeller, dan shaft. Apabila telah aus atau cacat , catat Type pompa submersible anda, lalu peroleh parts original di suplier sah.

Impeller situasi Not Ok
10. Cek tahanan lilitan kumparan pada rotor, seandainya tahanan menonjolkan skor yang rendah, menonjolkan kumparan bermasalah, misal bocor. Apabila anda menemui keadaan sulit ini, aku sarankan untuk mengganti dengan pompa yang baru.

11. Apabila telah selesai cleaning dan pompa dirakit kembali. Test lebih-lebih dulu didalam bak air, debit air keluar dan ampere motor.

12. Apabila tak ada perubahan, jangan diteruskan eksperimen anda. Seketika hubungi Service Pompa sah dan terpercaya. Sesudah selesai service, meminta pompa ditest kembali dan lihat ampere motor dikala running. Apabila masih cukup tingggi ( >10 A ), jangan diterima. Pembetulan belum complete.

12. Aku rekomendasikan pemasangan dijalankan oleh petugas service, ini penting seandainya anda berkeinginan mendapatkan garansi koreksi

13. Bersiaplah untuk kecewa, seandainya pompa submersible anda tak bisa di repair. Solusinya cuma satu, beli baru. Ini yang terjadi satu tahun lalu, tanpa rasa bersalah, si tukang service bilang wajib kami menservice pompa secara rutin dengan perhitungan satu paket. Angkat, Cleaning, dan pasang kembali. Anjuran yang aneh, bukannya kami gunakan submersible agar tarif perawatannya murah ?

Source: https://www.teknikmart.com/