Peran Digital Marketing untuk Penjualan Properti

Peran Digital Marketing untuk Penjualan Properti

digital advertising telah menjadi daya pemasaran dan penjualan properti berkeinginan menjual produknya ke generasi milenial? Telah tahu belum apabila kaum milenial yaitu pengguna dunia online dan media sosial yang aktif?

Generasi milenial memang telah akrab dengan dunia online. Mereka juga aktif menggunakan bermacam-macam platform media sosial mulai dari aplikasi percapakan seperti Line dan WhatsApp sampai media sosial seperti Path, Instagram, Facebook, Twitter, atau Pinterest.

Nah, sebab itulah daya pemasaran dan penjualan properti patut memahami komputerisasi marketing atau pemasaran melewati dunia maya. Hal ini penting banget lho.

“Marketing perlu komputerisasi marketing sebab konsumen generasi milenial agar dapat awareness, grab lebih banyak, cost lebih sedikit, dapat terukur,” ujar praktisi properti, Tony Sitohang dalam workshop Komputerisasi Marketing yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Tempat (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Jakarta Selatan di kantor DPD REI Jakarta Selatan sebagian waktu lalu.

Tony memaparkan apabila menjual melewati media komputerisasi mempunyai keunggulan diperbandingkan menjual melewati media konvensional. Bila menjual melewati media konvensional, kaum milenial lebih acap kali up date info melewati info online. Mereka tak lagi membaca koran atau majalah.

Media konvensional mempunyai keterbatasan seperti terbit terjadwal untuk media bulanan. Jumlah pembaca juga terbatas. Tarif pemasangan iklan juga mahal. Kecuali itu, pengevaluasian efektivitas beriklan melewati media konvensional susah dijalankan.

Sementara apabila menjual melewati media komputerisasi mempunyai banyak keunggulan. Bila mau membikin promo, dapat dijalankan dengan pesat dan dapat di-share dalam waktu singkat.

Komputerisasi marketing dapat menjangkau konsumen dalam jumlah lebih banyak dan tak terkendala dengan waktu dan geografis. Orang dapat mengakses dunia online di mana malahan selama masih terkoneksi dengan jaringan dunia online.

Tarif untuk pemasaran malahan dapat lebih murah. Yang tak keok penting yaitu pengevaluasian efektivitas dapat dijalankan sebab pengunjung laman dapat terlacak atau pemilik akun media sosial juga bisa dikenal.

 

Sumber: advertising agency jakarta